FXOpen Broker

10+ years’
experience in FX

VISIT WEBSITE

Trading Accounts

ECN, STP,
Micro, Crypto

START TRADING

Free Demo

Practice Forex trading
risk free

OPEN DEMO ACCOUNT

PAMM Technology

Become a Master
or a Follower

JOIN PAMM SERVICE
Page 5 of 5 FirstFirst 12345
Results 61 to 65 of 65

Thread: Info Seputar Virus Corona - Covid-19

  1. #61
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,175
    Thanks
    1,433
    Thanked 999 Times in 735 Posts

    Default

    Pasien Positif Covid-19 Terus Tambah, 7 Daerah Ini Masih PSBB


    JAKARTA, iNews.id - Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 terus bertambah. Sejumlah daerah masih memberlakukan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) untuk mencegah penularan.

    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan di awal pandemi Covid-19 terdapat 18 daerah yang memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sementara saat ini tersisa tujuh daerah.

    18 daerah itu yakni dua provinsi yaitu DKI Jakarta dan Sumatera Barat. Kemudian ada 16 kabupaten/kota yang menjalankan PSBB yaitu Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Pekanbaru, Kota Makasar, Kota Tegal, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang dan Kota Cimahi.

    “Pada saat ini yang masih menjalankan PSBB provinsinya adalah DKI Jakarta dan juga Banten. Sedangkan kabupaten/kota yaitu Kota Bekasi, Kota Bogor, kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok. Seluruh kabupaten/kota ini berakhir tanggal 29 September,” ujar Wiku, Kamis (10/9/2020).

    Dia mengatakan untuk daerah yang sedang menjalankan PSBB juga bisa melakukan pengendalian secara mikro daripada skala kota.

    “Kami harapkan di tingkat kecamatan pun bisa juga melakukan pembatasan sosial berskala mikro. Sehingga betul-betul tempat-tempat yang memiliki penularan tinggi sesuai data yang ada bisa dikendalikan dengan baik,” katanya.

    Sumber: https://www.inews.id/news/nasional/p...ini-masih-psbb

  2. #62
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,175
    Thanks
    1,433
    Thanked 999 Times in 735 Posts

    Default

    Warga Irak Gali Kuburan Korban Covid-19 karena Dihantui Pesan Wasiat



    Sejumlah warga Irak menggali kuburan sanak famili yang meninggal dunia karena Covid-19 di pemakaman umum Najaf. (foto: AFP)



    NAJAF, iNews.id - Puluhan orang dari penjuru Irak beramai-ramai mendatangi pemakanan korban akibat Covid-19 di kota Najaf. Mereka harus melakukannya karena kerap dihantui pesan wasiat.

    Irak merupakan salah satu negara paling terdampak Covid-19 di kawasan Timur Tengah dengan jumlah kasus infeksi melewati angka 280.000 dan kasus kematian hampir mendekati 8.000.

    Pada 4 September kemarin, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memamaparkan temuan bahwa penanganan jasad korban meninggal akibat Covid-19 di Irak masih sangat rendah.

    Fakta di lapangan seperti yang dilaporkan AFP, Minggu (13/9/2020), otoritas kesehatan Irak sebenarnya sudah menyiapkan area pemakaman khusus korban Covid-19 di kota suci Najaf. Hanya petugas medis dengan alat perlindungan diri lengkap yang boleh memakamkan korban. Sementara keluarga korban hanya diizinkan menyaksikan prosesi pemakaman dari jarak 6 meter.

    Pemakaman yang terletak di sebuah gurun pasir itu diperuntukan bagi korban dari kelompok Sunni dan Syiah serta umat Kristiani.

    Namun, kuatnya desakan dari pihak keluarga agar jasad bisa dipindahkan dengan berbagai alasan memaksa otoritas Irak melonggarkan aturan. Keluarga diperbolehkan membawa jasad orang terdekat mereka dengan catatan didampingi oleh tim kesehatan khusus.

    Kabar ini mendorong puluhan orang dari luar kota Najaf datang berbondong-bondong membawa alat gali mereka masing-masing. Tak ingin dihambat oleh prosedur dari pemerintah, warga menggali makam tanpa dilengkapi alat pelindung diri dan didampingi petugas medis.

    "Akhirnya, jasad ayah saya bisa bersama-sama keluarganya di pemakaman keluarga," kata Mohammad al-Bahadil yang menggali menggunakan tangan kosong.

    Salah satu yang menjadi alasan beberapa warga Irak mau menggali dan memakamkan ulang jasad orang terdekatnya adalah dihantui pesan wasiat. Seperti yang diungkapkan Hussein, dia ingin memindahkan tulang belulang ayahnya untuk memenuhi permintaan orangtuanya sebelum wafat.

    "Sejak ayah saya dimakamkan di sini, saya terus mengulangi kata-katanya di kepala saya sebelum dia wafat: 'Anakku, makamkanlah saya di pemakaman keluarga, jangan biarkan saya jauh dari orang-orang terdekat saya," ungkap Hussein.

    "Hal itulah yang terus menghantui saya dalam beberapa bulan terakhir sebelum bisa terlaksana," lanjutnya.

    Tidak semua setuju dengan pemindahan jasad korban Covid-19 ke pemakaman keluarga. Kareem yang berasal dari Provinis Muthanna, 230 kilometer selatan Irak, memilih membiarkan jasad saudara laki-lakinya di pemakaman khusus Covid-19.

    Dia beralasan, pemindahan jasad menyalahi aturan Islam dalam mengurus jenazah orang yang sudah meninggal dunia.

    "Dalam Islam, jasad harus dimakamkan sesegera mungkin, umumnya dalam waktu 24 jam," katanya.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...i-pesan-wasiat

  3. #63
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,175
    Thanks
    1,433
    Thanked 999 Times in 735 Posts

    Default

    Infeksi Covid-19 di India Makin Mendekati 5 Juta Kasus


    NEW DELHI, iNews.id – Kejadian infeksi virus corona di India kini sudah mencapai 4,85 juta kasus. Jumlah itu diperoleh setelah Kementerian Kesehatan setempat mencatat tambahan 92.071 kasus baru pada Senin (14/9/2020) ini.

    Negara terpadat kedua dunia itu berada di posisi kedua di bawah Amerika Serikat dalam jumlah kasus Covid-19 secara global. Namun, India melaporkan lebih banyak lonjakan infeksi Covid-19 dibanding Amerika Serikat sejak pertengahan Agustus lalu.

    Sejauh ini, jumlah kematian pasien Covid-19 di India relatif rendah ketimbang jumlah infeksi, yang kini mengalami peningkatan. Lebih dari 1.100 orang di India meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga menambah total menjadi 79.722 jiwa, menurut kementerian terkait.

    Sebagai salah satu negara yang terdampak paling parah oleh pandemi Covid-19, India juga sedang berpacu menemukan vaksin yang dapat menangkal infeksi corona. Perusahaan farmasi India, Zydus Cadila, bekerja sama dengan perusahaan farmasi Amerika Serikat, Gilead Sciences, sedang mengembangkan vaksin corona yang diberi nama ZyCoV-D—yang kini memasuki uji klinis.

    Vaksin itu akan diujikan kepada 1.000 orang dewasa sebagai uji klinis tahap akhir pada Februari atau Maret tahun depan. Pimpinan Zydus Cadila mengatakan, perusahaannya berencana memproduksi sebanyak 100 juta dosis vaksin pada tahun pertama.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...i-5-juta-kasus

  4. #64
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,175
    Thanks
    1,433
    Thanked 999 Times in 735 Posts

    Default

    Ngeri, 1 Juta Penduduk India Terinfeksi Covid-19 Hanya dalam 11 Hari



    Petugas mengambil sampel tes swab Covid-19 dari salah satu warga di India. (Foto: AFP)


    NEW DELHI, iNews.id – Total kejadian infeksi virus corona di India telah melampaui 5 juta kasus pada Rabu (16/9/2020). Data Kementerian Kesehatan setempat menunjukkan, 1 juta kasus terbaru di negara itu tercatat dalam tempo 11 hari saja. Ini menjadi rekor dunia.


    AFP melansir, India kini memiliki total 5,02 juta kasus infeksi Covid-19, kedua terparah secara global. Di atas India, hanya ada Amerika Serikat yang sampai hari ini sudah mengonfirmasi 6,59 juta kasus infeksi virus corona.

    India sudah berkali-kali membuat rekor lonjakan harian kasus Covid-19 terbesar di dunia. Pada Rabu ini, negeri anak benua itu mencatat tambahan di atas 90.000 kasus, dengan rekor 1.290 kematian pasien Covid-19 dalam 24 terakhir.

    Pada mulanya, dibutuhkan waktu 167 hari bagi India untuk mencapai jumlah 1 kasus pertamanya pada 17 Juli lalu. Berikutnya, 1 juta kasus lagi bertambah hanya dalam tempo 21 hari. Setelah itu, dalam waktu 29 hari, India menyalip Brasil sebagai negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak ketiga di dunia dengan jumlah 4 juta kasus infeksi.

    Sementara India membutuhkan 167 hari untuk mencapai satu juta kasus, satu juta berikutnya datang hanya dalam 21 hari, lebih cepat dari AS dan Brasil, menurut Times of India. India melewati Brasil pada awal bulan ini.

    India sekarang meningkatkan pengujian Covid-19 menjadi sekitar 1 juta orang setiap hari. Akan tetapi, banyak ahli mengatakan, langkah ini saja tidak cukup. Jumlah infeksi sebenarnya di negeri itu mungkin jauh lebih tinggi daripada data resmi pemerintah.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...-dalam-11-hari

  5. #65
    Moderator cool user penaltev's Avatar
    Join Date
    Mar 2012
    Location
    FXOpen
    Posts
    10,175
    Thanks
    1,433
    Thanked 999 Times in 735 Posts

    Default

    Jumlah Kasus Covid-19 Global Tembus 30 Juta Orang, Korban Meninggal Hampir 1 Juta



    Data Worldometer mengungkap kasus Covid-19 di seluruh dunia menembus 30 juta orang pada Kamis 17 September (Foto: AFP)


    JAKARTA, iNews.id - Jumlah kasus infeksi virus corona di seluruh dunia telah menembus 30 juta penderita, Kamis (17/9/2020), berdasarkan data Worldometer.

    Pandemi Covid-19 tidak menunjukkan tanda-tanda melambat, bahkan terus meningkat di beberapa kawasan.

    Jumlah kasus virus corona pada Kamis siang WIB mencapai 30.034.508 orang, dihitung sejak awal mula wabah di Wuhan, China, pada akhir Desember 2019. Jumlah tersebut sudah termasuk penderita yang meninggal maupun sembuh, seperti dikutip dari Reuters.

    India dalam sorotan karena menjadi pusat wabah terbaru menyusul lonjakan kasus dalam beberap pekan terakhir. Pada Rabu (16/9/2020), India menjadi negara kedua di dunia yang mengonfirmasi lebih dari 5 juta kasus, setelah Amerika Serikat (AS).

    Data Worldometer mengungkap jumlah penderita Covid-19 di India mencapai 5.115.893 orang atau menyumbang lebih dari 17 persen dari total kasus global.

    Negara Asia Selatan itu sejak pertengahan Agustus melaporkan rekor lonjakan kasus harian, menyusul Amerika Serikat.

    Meski demikian, gabungan negara-negara di Amerika Utara dan Amerikat Selatan masih sebagai penyumbang tertinggi, yakni hampir setengah dari jumlah kasus infeksi global.

    Amerika Serikat menyumbang sekitar 22 persen dari total kasus Covid-19 global, yakni sebanyak 6.828.301 meskipun jumlah penduduknya hanya 4 persen dari populasi dunia.

    Sementara itu Brasil, sebagai negara dengan kasus infeksi terbanyak ketiga dunia, menyumbang 4.421.686 kasus atau sekitar 15 persen dari jumlah global.

    Jumlah penambahan kasus harian global mencapai rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir dengan kasus kematian mendekati 1 juta orang atau 945.000 lebih. Jumlah itu melampaui kasus kematian tahunan akibat influenza yakni di kisaran 290.000 hingga 650.000 orang.

    Hanya perlu waktu 18 hari, jumlah kasus virus corona global melonjak dari 25 juta menjadi lebih dari 30 juta.

    Sumber: https://www.inews.id/news/internasio...-hampir-1-juta

Page 5 of 5 FirstFirst 12345

Bookmarks

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
Disclaimer
2005-2020 © FXOpen All rights reserved. Various trademarks held by their respective owners.

Risk Warning: Trading on the Forex market involves substantial risks, including complete possible loss of funds and other losses and is not suitable for all members. Clients should make an independent judgment as to whether trading is appropriate for them in the light of their financial condition, investment experience, risk tolerance and other factors.

FXOpen Markets Limited, a company duly registered in Nevis under the company No. C 42235. FXOpen is a member of The Financial Commission.

FXOpen AU Pty Ltd., a company authorised and regulated by the Australian Securities & Investments Commission (ASIC). AFSL 412871ABN 61 143 678 719.

FXOpen Ltd. a company registered in England and Wales under company number 07273392 and is authorised and regulated by the Financial Conduct Authority (previously, the Financial Services Authority) under FCA firm reference number 579202.

FXOpen does not provide services for United States residents.

Join us